![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
Data Buku
Penerbit:
Tahun:
ISBN: 0
Jumlah Halaman: 0
In the Shadow of Change merupakan pelopor dalam menerapkan kritik sastra feminis sebagai pendekatan untuk membaca satu per satu teks secara sinkronis, kemudian memetakannya secara diakronis untuk menjawab satu permasalah pokok. Tineke menunjukkan bahwa kritik feminis “mempunyai tujuan politik yang jelas’ dengan visi untuk “mengedepankan konstruksi kenyataan yang berperspektif feminis.” Bertolak dari ideologi feminis yang “mengarahkan perempuan menjadi subyek yang sadar pada identitas seksual dan gendernya”.
Kritik feminis yang dipakai oleh Tineke mau tidak mau bersifat normatif. Oleh karenanya, walaupun mengakui kemungkinan keragaman makna, kerangka normatif yang dipakai cenderung menunjukkan prioritas terhadap pemaknaan tertentu, dan bukan tidak mungkin kemudian cenderung untuk membatasi toleransi terhadap kemungkinan makna yang lain.
I know this story ...
by:Ghprod on 2010-04-21 13:34:48»zxc@yahoo.com
Tuliskan Komentar Anda
Nama | Name
Email
Komentar